Puisi Khalil Gibran. KARYA-KARYA KHALIL GIBRAN (1833-1931) ANAK. CINTA (I) Dan seorang perempuan yang menggendong bayi dalam dakapan dadanya berkata, Bicaralah pada kami perihal Anak. Lalu berkatalah Almitra, Bicaralah pada kami perihal Cinta. Dan dia berkata: Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu Mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan mereka yang tak percaya dan lupa asal diri! Kepada Cinta aku berkata: "Padamkan benci di banyak diri..:" Kepada Doa aku bisikkan: "Tetaplah murni jangan tercemari!" Kepada Rindu aku kisahkan: "Doa dan Cinta kekal abadi.. Kepada Allah aku memohon: "Teguhkan aku di semua sepi.." Cinta berbisik kepada Sunyi: "Seorang penyair telah bangkit di sini! puisi sekolah,puisi guru,puisi cinta, puisi jikustik, puisi cinta sedih, puisi sedih, puisi cinta yang hilang, puisi sunda lucu, puisi cinta untuk kekasih, puisi coklat, puisi lucu, puisi gus mus, puisi andien, puisi adinda, puisi andien lirik, puisi ayah, puisi aadc, puisi alam, puisi aku, puisi ada apa dengan cinta dian sastro, puisi aku chairil anwar, puisi adinda live, puisi berantai dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan. serupa yang dinamakan cinta. Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan, seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan, tapi melepaskan bukan akhir dari dunia, melainkan suatu awal kehidupan baru, kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti, mereka yang telah dan tengah mencari dan. mereka yang telah mencoba. .

sajak kahlil gibran tentang cinta